Blog

Cara Menggunakan Busur Derajat

Busur derajat adalah alat yang digunakan untuk mengukur serta menggambar sudut. Alat ini biasanya berbentuk setengah lingkaran, tetapi tersedia juga busur derajat versi lingkaran penuh 360 derajat. Jika melihat alat ini membuat Anda benar-benar bingung, jangan pernah takut; belajar menggunakan alat ini relatif mudah. Dengan memahami bagaimana bagian-bagian busur derajat digunakan bersama serta mengikuti beberapa langkah mudah berikut, Anda akan menjadi seorang ahli sudut dalam waktu singkat.

Mengukur Sudut dengan Busur Derajat

Perkirakan ukuran sudut yang Anda miliki. Sudut dapat diklasifikasikan dalam tiga kelompok: lancip, tumpul, dan siku-siku. Sudut lancip berukuran sempit (kurang dari ninety derajat), sudut tumpul berukuran lebar (lebih besar dari 90 derajat), dan sudut siku-siku tepat slot deposit 10 ribu berukuran 90 derajat (dua garis yang membentuknya saling tegak lurus). Anda dapat mengidentifikasi kategori sudut yang hendak Anda ukur hanya dengan melihatnya. Menentukan kategori sudut pada langkah pertama membantu Anda mengidentifikasi skala mana pada busur derajat yang harus digunakan. Sepintas, kita dapat mengetahui sudut tersebut tergolong lancip karena ukurannya kurang dari 90 derajat.

Posisikan pangkal atau puncak sudut yang ingin Anda ukur pada titik pusat (pusat busur). Lubang kecil di pertengahan garis dasar busur derajat adalah pangkalnya. Buatlah puncak sudut berimpit dengan pusat persilangan pada pangkal tersebut.

Putarlah busur derajat untuk membuat salah satu kaki sudut berimpit dengan garis dasar busur derajat. Posisikan puncak sudut pada pangkal busur derajat, lalu secara perlahan putarlah busur derajat sehingga kaki sudut tersebut jatuh di atas garis dasar busur derajat.

Garis dasar busur derajat sejajar dengan pinggiran busur derajat, tetapi garis dasar bukan pinggiran busur derajat yang rata tersebut. Garis dasar berimpit dengan pusat pangkalnya (pusat busur) dan garis tersebut membentang sampai ke titik awal skala pada kedua sisi (kiri dan kanan).
Step four Ikuti kaki sudut (garis) yang berhadapan naik ke skala ukuran pada lengkung busur derajat.

Ikuti kaki sudut (garis) yang berhadapan naik ke skala ukuran pada lengkung busur derajat. Jika garis tersebut tidak melewati lengkung busur derajat, perpanjanglah sehingga melewatinya. Sebagai alternatif, Anda dapat meletakkan bagian tepi selembar kertas berimpit dengan kaki sudut (garis) lalu memperpanjang garis tersebut hingga melewati lengkung busur derajat. Angka yang dilewati oleh garis tersebut adalah ukuran sudut dalam satuan derajat.

Pada contoh di atas, ukuran sudut adalah seventy one derajat. Kita tahu untuk menggunakan skala yang lebih kecil karena pada langkah pertama kita sudah menentukan bahwa ukuran sudut kurang dari ninety derajat. Jika sudut tersebut tumpul, kita akan menggunakan skala yang menandai sebuah sudut lebih besar dari 90 derajat. Pada awalnya, skala pengukuran mungkin tampak membingungkan. Sebagian besar busur derajat memiliki dua kisi penggaris yang berlawanan, satu kisi berada pada sisi sebelah dalam dan kisi yang lain di sisi sebelah luar. Desain demikian membuat alat ini mudah digunakan untuk mengukur sudut dari arah mana pun.

You might be interested in …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Have no product in the cart!
0
Call Now Button